7 Trend Marketing yang Perlu Anda Perhatikan di Tahun 2019

0
406
Trend marketing

Trend pemasaran atau yang sering kita kenal dengan sebutan marketing di dunia digital tahun 2019 yang akan terus berubah serta berkembang sangat pesat. Tahun ini kita sudah melihat banyak teknologi baru seperti Google Home dan yang menyedot perhatian dunia adalah rilisnya iPhone X.

Digital Ads juga memperoleh keuntungan besar karena biaya untuk Ads di social media sudah melampaui TV. Okay, stop sampai di situ. Sekarang kita beralih ke trend marketing di 2019. Hal ini menjadi tanya besar untuk semua pebisnis dan para marketer.

Itu yang akan kita kupas pada artikel kali ini.

Ada sejumlah trend marketing baru yang muncul dan diperkirakan akan memberikan dampak yang signifikan pada strategi go-to-market. Ayo kita cari tahu lebih dalam tentang trend marketing di dunia digital 2019.

Saran : Baca artikel ini sampai akhir untuk mendapat gambaran dan Anda bisa mempersiapkan diri untuk menentukan strategi bisnis di tahun depan.

Beberapa Prediksi Trend Marketing di Dunia Digital 2019

1. AI mengambil alih pekerjaan sebagai chatbot

Berkat tools seperti Intercom dan Drift, Artificial Intelligence (AI) atau kecedasan buatan bisa digunakan untuk membantu para marketer dalam berkomunikasi dengan customer. Dengan canggihnya teknologi ini, maka akan semakin banyak perusahaan yang akan memanfaatkan AI live chat untuk memberikan service yang lebih baik untuk para pengunjung website.

2. Personalisasi content berdasarkan jenis audience

Kalau Anda ingin memenangkan pasar, Anda harus mempersonalisasikan content Anda. Ini juga menjadi salah satu trend marketing di dunia digital 2019. Fokusnya adalah menyediakan content yang spesifik untuk audience berdasarkan jenis audience.

Contoh simplenya, Anda punya tema besar tentang dunia digital. Tema itu terlalu luas untuk para audience. Anda perlu membagi lagi menjadi beberapa topik, misalkan tentang social media, marketing, tools dll.

Baca Juga : Panduan SEO Website Lengkap Untuk Pemula

Platform seperti Adobe dan Optimizely akan membantu para marketer untuk merekomendasikan potongan content spesifik yang mirip dengan minat audience.

3. Quantitative marketing menjadi mainstream

Maksud dari quantitative marketing adalah penerapan metode penelitian kuantitatif dalam kegiatan marketing. Kalau Anda masih asing, quantitative marketing ini umumnya menggunakan survei, kuesioner dan skala.

Responden diminta untuk mengisi survei dimana pada saat itu metode statistik diterapkan untuk mengevaluasi data.Perusahaan besar seperti Unilever dan Kraft menggunakan metode ini untuk mendapatkan data para konsumen.

Tahun 2019, quantitative marketing akan terus semakin banyak digunakan karena perusahaan yang fokus pada data akan lebih mudah tumbuh dan berkembang.

4. Marketer mulai mengembangkan content augmented reality

Dengan rilisnya iPhone 8 dan iPhone X, Apple memperjelas kalau mereka bertaruh di augmented reality (AR). AR merupakan sebuah perangkat baru berteknologi tinggi yang dapat ditampilkan pada beragam tempat. Mulai dari layar dan monitor sampai ke perangkat seperti Google Glass.

Karena merupakan perangkat baru, ini akan menjadi mainstream. Orang-orang akan mulai bereksperimen dengan augmented reality.

5. Ads dalam mobil menjadi channel marketing baru

Sekarang ini di luar negeri teknologi mobil yang menyetir sendiri sedang menjadi topik menarik bagi pecinta otomotif. Pada November 2017 perusahaan Waymo telah menguji mesin otomatis ini pada mobil dan jarak yang berhasil ditempuh adalah 4 juta mil. Jarak yang ditargetkan ke depannya sekitar 1 miliar mil.

Lalu apa yang terjadi kalau driver tidak lagi harus selalu fokus pada jalan?

Mereka akan memiliki lebih banyak waktu untuk menikmati content. Tentu saja contentnya berupa ads yang ada dalam mobil. Menonton ads dalam mobil akan menjadi sebuah eksperimen dan bisa menjadi trend marketing di dunia digital 2019.

6. Brand mulai mengembangkan content yang mengoptimalkan suara

Tahun lalu, 20% pencarian online dilakukan menggunakan suara. Di 2020, jumlah tersebut akan diperkirakan akan meningkat 50%. Untuk memanfaatkan trend marketing di dunia digital 2018 ini, yang perlu marketer lakukan adalah mengoptimalkan content untuk web dan mobile. Mulailah untuk optimalkan pencarian content melalui suara.

Contohnya, karena pencarian suara lebih mudah daripada mengetik, para pengguna akan mencari sebuah content dan mengucapkan kata kunci yang cukup panjang dibandingkan dengan pencarian melalui teks yang membuat mereka cenderung mengetik kata kunci yang pendek.

7. Instagram menjadi lebih valuable dibandingkan Facebook

Walaupun sempat diperkirakan akan turun, tapi kenyataannya Instagram malah semakin tumbuh terus. Di tahun 2017 Instagram mengumumkan kalau 800 juta orang menggunakan platform ini setiap bulannya.

Tool terbaru mereka, Instagram Stories menjadi lebih populer dibandingkan Snapchat hanya dalam waktu 1 tahun setelah diluncurkan. Instagram akan masih menjadi salah satu trend marketing di dunia digital 2019. Bukan cuma karena control ads yang bagus, tapi juga karena terbukti meningkatkan engagement antara pemilik akun bisnis dengan audience.

Siapkah Diri Anda Menyambut 2018

Setelah kita membahas berbagai trend marketing di dunia digital 2018, pertanyaannya sekarang adalah sudah siapkah Anda menyambut perubahan besar ini?

Jika belum, Anda bisa mempersiapkan diri dari sekarang. Anda bisa menjadikan prediksi-prediksi ini sebagai gambaran ke depan kemudian mulailah research dan temukan strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis dan meningkatkan profit Anda di tahun depan.

Sampai jumpa di artikel menarik lainnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here